JANGAN MENGHITUNG SEDEKAHMU

JANGAN MENGHITUNG SEDEKAHMU

Rasulullah ﷺ bersabda:

أنفقي ولا تحصي فيحصي الله عليك ولا توعي فيوعي الله عليك 

“Berinfaklah dan jangan menghitung-hitung, niscaya Allah akan hitung-hitung rezeki-Nya padamu. Dan jangan kamu menahan-nahan, niscaya Allah akan menahan-nahan rezeki-Nya padamu.”

[HR Al Bukhari]. Rasulullah ﷺ juga bersabda:

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ 

“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau menyedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan berkah rezeki tersebut [Lihat tafsiran hadis ini sebagaimana yang disampaikan oleh Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Fathul Bari Syarh Shahih Al Bukhari, 3/300, Darul Ma’rifah, 1379]. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” [HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029, 88] Hadis ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab “Kemuliaan, berderma dan berinfaq”, hadis no. 559 (60/16).

Bisakah kau menghitung anugerah Allah yang telah diberikan kepadamu. Nikmat tubuh, kesehatan, iman, penglihatan, pendengaran dan lain sebagainya. Sungguh, kau tak akan bisa menghitungnya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An Nahl: 18)

Dan karena memang kita tidak akan bisa menghitung nikmat yang diberikan oleh Allah, maka janganlah kita suka menghitung apa yang kita berikan untuk sedekah atau infaq.

Seakan-akan apa yang telah kau berikan untuk bersedekah akan mampu mengimbangi apa yang telah diberikan Allah. Bila memang sedikit yang bisa kau berikan, berikanlah apa yang kau mampu.

Janganlah kau terlalu sering mengingat-ingat sehingga menyebabkan dirimu malas bersedekah karena sebelumnya kau telah bersedekah.

Hadis riwayat Asma binti Abu Bakar ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Berinfaklah atau memberilah dan jangan menghitung-hitung, karena Allah akan memperhitungkannya untukmu.” (Shahih Muslim No.1708)

Allah tidak pernah menghitung apa yang diberikan kepadamu sahabatku. Dia yang memberikan apa yang dibutuhkan oleh semua makhluk di atas bumi ini keseluruhannya.

Tidak ada satupun kebutuhan makhluk yang Ia lalaikan. Bila Allah memperhitungkan nikmat sebagaimana kau memperhitungkan sedekahmu, maka kehancuran pasti terjadi pada alam ini.

Masihkah kau menghitung-hitung sedekahmu ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *