MAU DOSA DI AMPUNI SELAMA DUA TAHUN?

Rasululullah SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ‎
Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. (HR. Muslim)

Hari Arafah menjadi momen yang mengandung nilai ibadah tersendiri bagi umat Islam. Yang mana, pada hari itu, kaum muslimin yang tidak menjalankan ibadah haji dianjurkan untuk berpuasa. Ganjarannya pun bukan main besarnya. Yaitu akan meleburkan dosa-dosa kecil pada tahun lalu dan tahun yang akan datang.
Di antara keistimewaan hari Arafah :
HARI ARAFAH, HARI SEBAIK-BAIK DOA

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa Ilaaha Illallah wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir.

Artinya:
Tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan semesta dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Rasulullah ﷺ bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي

“Sebaik-baik doa adalah doa di Hari Arafah. Dan sebaik-baik yang aku ucapkan dan juga para nabi sebelumku adalah: … lalu beliau ﷺ menyebutkan doa atau zikir tersebut di atas. [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin Amr radhiyallahu anhu]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *