Wakaf Asrama Yatim Dan Dhuafa

Kita tentu sudah tau hadits riwayat dari sahabat Abu Hurairah r.a dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” [HR Muslim].

Menurut Syaikh Ali Bassam, yang dimaksud dengan shadaqah jariyah dalam hadits ini adalah wakaf. Hadits ini menunjukkan bahwa amal ibadah orang yang meninggal dunia telah terputus. Dia tidak akan mendapat pahala dari Allah setelah meninggal dunia, kecuali dari tiga perkara ini, salah satunya wakaf.

Wakaf termasuk ibadah yang mulia bagi umat islam, yaitu membelanjakan harta benda terbaik-nya dijalan Allah. Dianggap mulia, karena pahala wakaf tidak hanya diperoleh ketika pewakaf masih hidup, tetapi pahalanya juga tetap mengalir, meskipun pewakaf telah meninggal dunia.

Panti Yauma juga memiliki program wakaf untuk menunjang keberlangsungan kegiatan anak-anak yatim dan dhuafa di asrama. Asrama yang membutuhkan uluran tangan donatur ini terletak di Bekasi, tepatnya di Jl. Taman Harapan Baru (THB) Blok R1 No.8, Kel. Pejuang Kec. Medan Satria – Bekasi.

Besar harapan dengan asrama baru ini, semoga anak asuh kami bisa lebih mendapatkan fasilitas yang lebih baik lagi, sehingga membuat minat belajar mengajar di asrama lebih baik dan kelak anak asuh kami dapat menjadi pribadi-pribadi yang mandiri dan bermanfaat untuk sesama.

Rekening Donasi :

Mandiri Syariah : 7084-9085-46

a/n Wakaf Yauma

Konfirmasi Donasi : 0853 20000 911

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *